KONFIGURASI DASAR MIKROTIK


Assalamu'alaikum wr.wb
Kali ini saya akan berbagi tentang konfigurasi dasar mikrotik baik static (manual) maupun DHCP (otomatis) untuk pemberian IP pada client.

A. Pengertian
Konfigurasi dasar mikrotik yaitu pengaturan paling dasar pada perlu kita ketahui pada mikrotik.

B. Latar Belakang
Konfigurasi dasar mikrotik perlu kita ketahui karena itu merupakan settingan paling dasar sebelum kita memberi konfigurasi lainnya pada mikrotik.

C. Tujuan
Agar pembaca dapat mengetahui bagaimana sih konfigurasi dasar pada mikrotik itu.

D. Alat Dan Bahan
1. RouterBoard Mikrotik
2. Kabel Lan
3. Koneksi Internet
4. Komputer atau Laptop

E. Waktu Pelaksanaan
Untuk konfigurasi dasar ini setelah saya mempelajari lalu saya mengulanginya kembali saya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

F. Tahap Pelaksanaan
Berikut merupakan langkah-langkahnya :
1. Pertama colokkan kabel yang dari internet ke eth1 pada mikrotik.
2. Setelah itu colokkan Lan ke eth2 pada mikrotik dan PC/Laptop.
3. Lalu setting ip pada PC/Laptop dengan IP default dari mikrotik yaitu 192.168.88.1/24 sebagai gateway dan beri ip address PC/Laptop yang satu segmen dengan gateway tersebut. Lalu desable enable jaringannya. dan sebelumnya di tab Ethernet mac address jangan lupa diisi.

4. Setelah itu lalu buka winbox di PC/Laptop anda. Karena saya menggunakan OS Linux maka saya memerlukan aplikasi wine untuk membuka winbox.

5. Klik refresh beberapa kali dan apabila mikrotik sudah terdeteksi lalu klik mac address mikrotik lalu connect

6. Apabila sudah login jika nanti otomatis muncul pilihan kita pilih remove configuration, jika tidak maka kita lanjutkan saja.

7. Sekarang kita akan memberi identitas/nama pada mikrotik dengan cara masuk ke system > identity dan beri nama.

8. Lalu beri nama interfaces untuk mempermudah kita nanti saat pemberian IP Address dengan cara masuk ke menu interfaces.
untuk eth1 kita beri nama internet

Lalu untuk eth2 kita beri nama client

9. Sekarang kita Masukkan ip ke mikrotik dengan pilih menu IP > Address. lalu tambahkan IP di eth1 yang satu jaringan dengan IP yang diberikan dari ISP, disini karena IP dari ISP milik saya 10.11.12.234/24 maka addressnya saya isi 10.11.12.108/24 Lalu interfaces pilih ether1. Lalu klik apply maka network akan muncul sendiri lalu klik OK.
Untuk yang eth2 kita tambahkan IP bebas mau berapa saja, disini saya menggunakan 192.168.1.1/29 dan interfacesnya pilih ether2.Klik apply lalu OK

 10. Selanjutnya kita masukkan DNS Server dengan cara ketik menu IP > DNS server lalu isikan Open DNS. disini saya menggunakan 202.134.0.10 dan 202.134.1.155 dan bisa juga menggunakan DNS google. Lalu centang bagian Allow Remote Requests. Kalik apply lalu OK.

 11. Selanjutnya setting IP Firewall dengan cara masuk ke menu IP > Firewall. klik + lalu pada tab general di Out. Interfaces isi ether1.

Kemudian pada tab action pilih Masquerade

12. Kemudian kita akan melakukan routing dengan cara pilih menu IP > Routes. Klik + Lalu isi Gateway dengan IP yang dari ISP. punya saya tadi 10.11.12.234 tidak perlu diberi prefix. Pilih apply lalu OK.

Jika ada tulisan reachable ether1 maka routing berhasil. biasanya jika gagal tulisannya unreachable ether1.

13. Lalu kita coba ping lewat terminal ke IP ether1 di mikrotik tadi yaitu 10.11.12.108 kemudian ke gateway (IP dari ISP) yaitu 10.11.12.234 lalu coba ping ke google.com

14. Kemudian kita ke PC/Laptop yang terhubung ke eth2 tadi untuk menjadi client/user. kita beri IP yang satu segmen dengan IP mikrotik di eth2 tadi. nah IP mikrotik yang di eth2 tadi kita jadikan gateway di client. tadi kan IP nya 192.168.1.1 kemudian netmask 255.255.255.252 karena prefix 29 dan Addressnya 192.168.1.2 dan jangan lupa DNS diisi.

15. Kita coba buka google.com di browser


16. Kemudian kita akan akan menambahkan 1 client lagi di eth3 mikrotik. Pertama kita beri identitas dahulu, tadi yang eth2 saya ubah menjadi LAB TKJ1 lalu yang eth3 saya beri nama LAB TKJ2.

17. Kemudian masuk ke menu IP > Address untuk memberi IP di eth3 disini saya beri 192.168.10.1/26

18. Kemudian kita akan memberi settingan DHCP server untuk mendapat IP secara otomatis di client dengan cara masuk ke menu IP>DHCP. klik + dan disini saya ingin memberi DHCP ke client di ether3 tadi yaitu LAB TKJ2

19. Disini kita beri network eth3 dan prefixnya tadi

20. disini masukkan IP eth3 mikrotiknya

21. Berikut kita isi ip yang didapatkan dari berapa sampai berapa.

22. Lalu masukkan DNS Server nya

23. Lalu masukkan waktu nya berapa lama durasi DHCP ini. Lalu klik next dan selesai.

24. Lalu hubungkan PC/Laptop ke eth3 di mikrotik dan edit jaringan wired/kabelnya, ubah menjadi DHCP. Kemudian disable enable jaringan.

25. Sekarang kita coba buka google lewat browser dan selesai.

G. Hasil dan Kesimpulan
Hasilnya kita telah mengetahui bagaimana konfigurasi-konfigurasi dasar di mikrotik itu dan kesimpulannya sebelum ke konfigurasi yang rumit kita harus pelajari dulu konfigurasi-konfigurasi dasarnya.


Sekian postingan dari saya tentang KONFIGURASI DASAR MIKROTIK apabila ada banyak kesalahan mohon maaf dan semoga bermanfaat bagi kita semua.

Wasalamu'alaikum wr.wb
Previous
Next Post »

2 comments

Write comments
Rizky Pradana
AUTHOR
7 February 2017 at 20:43 delete

nice info gan... semangat teruss

Reply
avatar
Ilmu Komputer
AUTHOR
7 February 2017 at 20:44 delete

sipp gan, semoga bermanfaat

Reply
avatar